Kamis, 22 Maret 2012

All about Money


Hmmm…. Nggak biasanya orang tua ngasih uang jajan sekalian satu bulan. Kali ini harus banar-benar pintar mengatur uang jajan nih, kalo nggak bisa-bisa udah habis duluan sebelum jatuh tempo. Soal mengatur uang memang bukan keahlianku, maka dari itu aku mencoba mencari artikel tentang managemen keuangan, untungnya aku nemuin beberapa artikel dari website GADIS :)

Chek this:

Kebiasaan Mengatur Uang

Ada yang bilang kalau mengatur keuangan itu biar urusan papa-mama saja. Kita tinggal terima uang saku, lalu gunakan, deh. Kalau habis di tengah jalan, ya tinggal minta lagi saja. Ups! Padahal penting banget lho mulai belajar untuk money management sejak remaja.

Kenapa penting? Lihat beberapa manfaat berikut ini:
  • Penyebab keuangan berantakan di masa tua adalah karena saat remaja orang tersebut tidak terbiasa mengatur penerimaan-pengeluaran uang. Nah, sebelum masuk ke manfaat lain, sadarkan dulu nih diri kita bahwa kebiasaan mengatur keuangan ini akan bermanfaat saat kita sudah mempunyai penghasilan sendiri nanti.
  • Seberapa sering kita shopping, sebanyak apa menabung, apakah kita menginvestasikan uang kita dengan ikut bisnis kecil-kecilan bareng sobat. Itu hanya sebagian kecil dari kebiasaan pengaturan keuangan kita. Yup, mengatur keuangan itu adalah kebiasaan. Dan kebiasaan itu akan terbentuk dengan baik kalau kita sudah memulainya sejak dini.
  • Bisa dibilang remaja seusia kita ini lagi banyak-banyaknya keinginan, meskipun itu hanya berupa nongkrong bareng teman, nonton, atau beli pernak pernik lucu. Nah, kalau nggak pintar-pintar mengatur uang saku dari ortu, bisa-bisa uang jajan akan menguap dalam sekejap.
  • Kemampuan kita mengatur keuangan akan jadi nilai tambah kita di masa depan. Saat sudah menguasai “keterampilan“ ini kita akan lebih tenang dan lihai saat mengalami masalah keuangan di masa depan.
Oh iya...Harap diingat ya, jago mengatur keuangan bukan berarti membuat kita menjadi pelit. Karena tetap ada pos untuk hura-hura kok di budgeting kita, hanya saja porsinya dibikin proporsional dengan menabung dan berinvestasi. 


Utak Atik Uang 
 
Memang sih usia seperti kita memang seharusnya nggak perlu pusing soal uang. Maklum, selain semuanya masih ditanggung sama Papa Mama, kita juga belum punya penghasilan tetap. Sumber uang kita satu-satunya adalah uang jajan dari Papa Mama. Tapi, itu bukan berarti kita bisa seenaknya saja menggunakan uang. Kita juga tetap mesti jeli mengaturnya.

Pelajaran Paling Susah
Ilmu mengatur uang adalah materi paling susah buat dipelajari. Pasalnya, kita mesti belajar menahan diri untuk nggak tergoda membeli barang-barang yang kita mau tapi nggak butuh. Saking sulitnya, beberapa orang dewasa pun masih kesulitan mempelajarinya. Makanya, mumpung kita masih muda, lebih baik belajar mulai dari sekarang. Jadi, kita punya waktu buat belajar dan berlatih mengatur keuangan kita. Begitu kita sudah punya pendapatan sendiri nantinya, kita sudah ahli deh!

Unexpected Life
Hidup penuh dengan hal-hal nggak bisa kita duga sebelumnya. Kalau hari ini kita lagi tertawa senang, bisa saja besok kita sedang menangis tersedu. Begitu juga soal uang. Walaupun hari ini kelihatannya keluarga kita bisa membeli dunia, besok bisa saja nggak punya uang sama sekali. Makanya, penting banget kalau kita bisa mengatur uang kita baik-baik dan punya simpanan buat hal yang nggak terduga seperti sakit atau kecelakaan.

Modal Masa Depan
Kalau pintar mengatur uang, setidaknya kita nggak perlu terlalu khawatir soal masa depan. Soalnya kalau kita tahu pentingnya mengatur uang, sekarang kita pasti sudah mulai membuat tabungan sendiri buat masa depan kita. Mulai dari masa depan yang nggak terlalu jauh, seperti untuk liburan tahun depan atau masa depan yang masih lumayan lama seperti biaya kuliah.


Nabung,Yuk!

 
Kenapa yah kita susah banget buat nabung? Apa iya uang jajan kita yang kurang banyak? Atau jangan-jangan kita saja yang agak boros? Padahal kan menabung itu penting banget buat masa depan kita. Well, sebenarnya menabung itu gampang banget kok! Begitu kita tahu trik-triknya, kita pasti bisa menyisihkan banyak dari uang jajan kita.
  • Tentukan jumlahnya. Pastikan dulu jumlah uang yang mau kita tabung setiap minggu atau bulannya. Dengan begitu, kemungkinan kita menabung jauh lebih besar karena kita sudah sadar kita harus menyisihkan sejumlah uang untuk ditabung. Idealnya, kita harus menabung 10 persen dari uang jajan kita.
  • Di awal bukan di akhir. Biasakan menyisihkan dulu uang yang ingin kita tabung di awal alias pada saat kita menerima uang jajan kita. Soalnya kalau kita menunggu sisa uang jajan kita untuk ditabung, sampai kapan pun kita nggak akan menabung.
  • Simpan di tempat “sulit”. Kalau menabung di celengan atau di dalam amplop di kamar kita, kita bisa dengan gampangnya mengambil uang itu. Tapi, kalau kita menabung uang kita di bank kita jadi jauh lebih sulit untuk mengambil uang itu.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar